Palu,truestory.id- Anggota DPRD Kota Palu, Rusman Ramli, menggelar reses Triwulan I Tahun Sidang 2026 bersama masyarakat Kelurahan Talise Valangguni, Senin (2/2/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di Jalan Dayodara, Kampung Tangguh, itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus temu konstituen untuk menyerap aspirasi warga secara langsung.
Ketua RW 04 Kampung Tangguh Talise Valangguni, Nasrum, menyampaikan bahwa wilayahnya terus berupaya menjadi lingkungan percontohan di Kota Palu.
Ia menuturkan, pada 15 Januari lalu, Kampung Tangguh sukses menggelar Open Turnamen Domino Lingkar Tambang yang melibatkan delapan kelurahan serta unsur kecamatan dan kepolisian. Kegiatan tersebut berjalan aman dan tertib serta mendapat apresiasi dari Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI).
“Insyaallah tanggal 13 sampai 15 Februari nanti kami kembali menggelar turnamen domino seri kedua. Lokasi ini kami dorong menjadi pusat kegiatan masyarakat agar UMKM hidup, silaturahmi makin kuat, dan kampung semakin dikenal luas,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Rusman Ramli menyampaikan sejumlah program yang telah terealisasi di Talise, di antaranya fasilitasi sound system, tenda, kursi, serta perbaikan lampu penerangan jalan, termasuk di ujung jalan menuju Pasar Talise.
Ia menegaskan, keterbatasan anggaran mengharuskan pemerintah memprioritaskan kebutuhan yang paling mendesak dari 13 kelurahan.
Politisi PKS ini juga menjelaskan adanya program bantuan modal usaha sebesar Rp2 juta dengan syarat kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan serta Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Sejumlah warga turut menyampaikan aspirasi tambahan, mulai dari kebutuhan lampu sorot, pengeras suara, genset, hingga sarana posyandu lansia dan balita.
Salah satu warga, Ani, menyoroti belum terealisasinya permintaan fasilitas posyandu, padahal jumlah balita di wilayah tersebut cukup banyak.
Menanggapi hal itu, Rusman menegaskan bahwa pengusulan program membutuhkan proses dan tidak bisa langsung direalisasikan, kecuali dalam kondisi darurat.
Ia menyebut Februari menjadi momentum penginputan pokok-pokok pikiran ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) untuk program tahun 2027.
Selain itu, Rusman juga mendorong penyediaan Wi-Fi gratis di fasilitas umum sebagai bagian dari konsep smart city, serta mendukung kegiatan keagamaan dan majelis taklim.
Ia menegaskan komunikasi dengan warga tidak berhenti di reses dan masyarakat dapat berkoordinasi langsung dengannya kapan pun diperlukan.