SULTENG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali mengucurkan bantuan tunai (BanTu) sebesar Rp1 juta per kepala keluarga (KK) kepada warga miskin ekstrem menjelang Lebaran Idul Fitri tahun 1444 Hijriyah.
Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura melalui Wakil Gubernur Ma’mun Amir mengatakan bahwa program ini sudah kali kedua dilaksanakan, yang diharapkan dapat membantu masyarakat miskin di 12 kabupaten dan satu kota di Sulteng.
Kamal Ariansyah dari Dinas Sosial Sulteng mengatakan bahwa sebanyak 10 ribu KK Miskin Ekstrem akan menerima BanTu pada tahun ini dan penyaluran akan dilakukan melalui Bank Sulteng sesuai dengan rekening calon penerima.
Wagub meminta agar seluruh komponen Dinsos Sulteng bergerak cepat untuk menyalurkan BanTu sehingga masyarakat miskin dapat segera merasakan manfaatnya pada saat Lebaran Idul Fitri.
“Sangat berharga bantuan tunai di kala lebaran. Insya Allah bermanfaat,” kata Wagub menirukan keterangan gubernur.
Bank Sulteng juga akan memberikan pelayanan langsung ke daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh masyarakat, terutama daerah terpencil dan terluar.
Total BanTu yang diberikan pada tahun ini sebesar Rp10 miliar dan tahap kedua pasca Lebaran sebesar Rp19 miliar, dan program ini diharapkan dapat membantu 29.924 KK Miskin Ekstrem di Sulawesi Tengah.
Andi Aril Pattalau juga menjelaskan bahwa sisa Rumah Tangga Miskin Ekstrem akan mendapatkan BanTu pada gelombang kedua pada akhir tahun 2023.
“Masyarakat sangat senang dengan adanya program ini, bisa membantu masyarakat miskin khususnya dalam menghadapi lebaran idul Fitri tahun ini”. pungkas Andi Aril.***
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.