Palu,truestory.id – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (Bank Sulteng) Tahun 2026 menetapkan sejumlah nama sebagai calon direksi dan komisaris untuk memperkuat jajaran manajemen bank daerah tersebut, Rabu (4/2/2026).RUPS-LB digelar bersamaan dengan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 di Palu.
Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menyepakati Isdar E. Burhanuddin sebagai Calon Direktur Operasional dan Firmansyah Azis sebagai Calon Direktur Bisnis. Selain itu, RUPS-LB juga menetapkan Nolvi Kalinta sebagai Calon Komisaris Bank Sulteng.
Salah satu keputusan penting lainnya adalah mengusulkan Novi Ventje B. Kaligis, yang sebelumnya menjabat sebagai komisaris independen, untuk menduduki posisi Calon Komisaris Utama Bank Sulteng.
Penetapan calon direksi dan komisaris ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola perusahaan serta meningkatkan kinerja Bank Sulteng ke depan.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa penguatan struktur manajemen merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan industri perbankan yang semakin kompetitif.
Menurutnya, jajaran direksi dan komisaris memiliki peran sentral dalam menjaga profesionalisme, akuntabilitas, serta kepercayaan publik terhadap bank daerah.
Ia juga mendorong seluruh pemerintah kabupaten dan kota sebagai pemegang saham untuk terus memberikan dukungan nyata kepada Bank Sulteng, baik melalui kebijakan maupun optimalisasi pemanfaatan layanan perbankan.
Seluruh calon direksi dan komisaris yang telah ditetapkan tersebut selanjutnya akan menjalani proses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pengangkatan resmi baru dapat dilakukan setelah memperoleh persetujuan dari otoritas terkait.