, TRUESTORY – Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen Jonathan Binsar P. Sianipar, menggelar ajang silaturahmi bertajuk bersama insan media di Kota , Selasa (27/1/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat kemitraan antara dan pers dalam menjaga kondusivitas ruang publik.

Turut mendampingi Pangdam, Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Deni Gunawan. Dalam suasana yang akrab, para personel TNI dan jurnalis melebur dalam berbagai permainan ringan yang dirancang untuk membangun kepercayaan antar-lembaga.

Dalam arahannya, Mayjen TNI Jonathan menekankan betapa vitalnya peran media dalam membentengi masyarakat dari gempuran hoaks, terutama di wilayah yang memiliki dinamika isu cukup sensitif. Ia pun berbagi pengalaman saat bertugas di Papua, di mana kolaborasi dengan media menjadi kunci dalam meluruskan disinformasi.

“Media adalah mitra krusial bagi TNI. Pengalaman saya di Papua membuktikan bahwa sinergi yang solid dengan media mampu meredam kesalahpahaman dan mengklarifikasi informasi keliru secara efektif,” tegas Mayjen TNI Jonathan.

Langkah Melawan Disinformasi Agenda Pangdam Palaka Wira silaturahmi media ini bukan sekadar seremoni. Berdasarkan data Kominfo, tren hoaks di Indonesia mengalami kenaikan hingga 20 persen dalam setahun terakhir. Menanggapi tantangan tersebut, Kodam XXIII/Palaka Wira berkomitmen menjadikan pertemuan ini sebagai pembuka dari forum komunikasi rutin yang terukur.

Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Deni Gunawan, menyatakan dukungannya terhadap visi Pangdam dalam membangun komunikasi yang transparan. Menurutnya, media lokal memiliki peran sentral sebagai penyaring fakta (fact-checker) secara real-time bagi masyarakat.

“Kami ingin membangun hubungan yang harmonis dan berkelanjutan. Targetnya jelas: informasi yang sampai ke masyarakat harus akurat, berimbang, dan jauh dari distorsi,” tambah Danrem.

Acara yang ditutup dengan diskusi santai mengenai isu-isu terkini dan doa bersama ini direncanakan akan menjadi agenda rutin setiap triwulan. Kodam XXIII/Palaka Wira berharap dapat tetap memperkuat komunikasi dengan pers untuk memastikan publik menerima informasi yang jernih di tengah derasnya arus digitalisasi.*/ALF