Palu,truesory.id- Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memimpin rapat internal bersama jajaran Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memperkuat langkah strategis di sektor energi dan pertambangan.
Hadir dalam rapat tersebut Kadis ESDM Ajen Kris, serta Kepala DLH Provinsi Sulteng, Dr. Yoppy Patiro.
Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya penerapan kaidah pertambangan yang baik dan bertanggung jawab.
Ia menyoroti urgensi pengelolaan sumber daya alam yang selaras dengan keselamatan, keberlanjutan, serta kesejahteraan masyarakat.
Program prioritas “BERANI Menyala” turut menjadi sorotan. Program ini bertujuan memperluas akses listrik ke desa-desa yang belum teraliri, sebagai bagian dari visi Nawacita BERANI hingga 2029, dengan dukungan PLN.
Pemprov juga tengah membentuk Satgas Pertambangan dan Lingkungan Hidup untuk menangani konflik serta isu lingkungan, termasuk penambangan tanpa izin (PETI).
Pendekatan kemitraan antara penambang rakyat dan Koperasi Merah Putih diusulkan sebagai solusi legalisasi yang inklusif.
Gubernur Anwar menginstruksikan Dinas ESDM memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Inspektur Tambang, BPN/ATR, dan instansi terkait agar pembangunan sektor energi dan pertambangan berjalan terpadu dan berkelanjutan.