Palu, truestory.id – PT Citra Palu Mineral (CPM) terus memperkuat sistem keselamatan kerja di lingkungan pertambangan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui pelatihan Open Man Rescue bagi Emergency Response Team (ERT) yang dilaksanakan bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu.
Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kompetensi tim tanggap darurat agar siap menghadapi berbagai potensi kondisi kedaruratan di area kerja tambang.
ERT Officer PT CPM, Zainal Hidayatullah, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan untuk menstandarkan kemampuan personel ERT sesuai kebutuhan operasional dan aspek keselamatan.
“Ketika terjadi kondisi darurat, tim kami diharapkan sudah siap secara keterampilan, prosedur, dan mental. Ini penting untuk mendukung keselamatan kerja di tambang,” ujar Zainal, Rabu (4/2/2026) saat ditemui dikantor Basarnas Palu.
Dalam pelatihan Open Man Rescue, peserta dibekali berbagai materi teknis, mulai dari technical rescue, water rescue, vehicle accident rescue, hingga fire search and rescue.
Seluruh materi dirancang untuk meningkatkan kemampuan ERT dalam menangani berbagai skenario penyelamatan.
Sebanyak 31 personel ERT PT CPM mengikuti pelatihan ini yang dibagi dalam dua gelombang.
Pada batch pertama, sebanyak 13 peserta mengikuti kegiatan, sementara batch kedua diikuti oleh 18 peserta. Seluruh rangkaian pelatihan didampingi langsung oleh instruktur Basarnas Palu.
Koordinator Instruktur Basarnas, Rusmadi Adi Putra, menjelaskan bahwa salah satu fokus pelatihan adalah praktik High Angle Rescue Technique.
Materi praktik meliputi teknik ascending dan descending menggunakan sistem tali, serta penggunaan peralatan khusus untuk naik dan turun di medan ketinggian.
“Peserta juga dilatih teknik lifting dan lowering, yaitu metode evakuasi korban dari bawah ke atas maupun dari atas ke bawah. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara intensif dan fokus pada praktik lapangan,” jelas Rusmadi.
Pelatihan ini berlangsung dalam dua tahap. Batch pertama dilaksanakan pada 2–6, kemudian dilanjutkan batch kedua pada 7–11.
Diharapkan, melalui pelatihan ini, kualitas dan kesiapan ERT PT CPM semakin meningkat dalam mendukung keselamatan kerja serta misi kemanusiaan ke depan.