Palu,truestory.id- Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional ke-40 dengan tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, Universitas Tadulako (Untad) Palu melalui Unit Penunjang Akademik Sumber Daya Hayati Sulawesi (UPH SDHS) mengenalkan flora dan fauna khas Sulawesi kepada anak-anak sekolah dasar di sekitar kampus.
Acara ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pengetahuan kepada generasi muda tentang kekayaan alam hayati di Sulawesi, khususnya hewan endemik seperti kura-kura darat atau Baning Sulawesi (Indotestudo Forstenii).
“Bantiluku, yang dalam bahasa lokal dikenal sebagai kura-kura Palu, merupakan salah satu hewan endemik yang terancam punah akibat perusakan habitatnya,” jelas Fadli Y Tantu, Kepala UPH SDHS Untad.
Lebih lanjut, Fadli menjelaskan bahwa pentingnya menjaga kelestarian flora dan fauna endemik untuk menjaga keseimbangan alam.
Oleh karena itu, edukasi sejak dini kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga kelestarian alam menjadi kunci untuk masa depan yang berkelanjutan.
Selain mengenalkan Bantiluku, UPH SDHS Untad juga memperkenalkan berbagai flora dan fauna khas Sulawesi lainnya kepada anak-anak.
Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap alam sejak dini kepada generasi muda.
Peringatan Hari Anak Nasional di UPH SDHS Untad ini menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan cita-cita “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, di mana anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang dengan dikelilingi lingkungan yang sehat dan lestari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.