Truestory.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Ma’mun Amir menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Tengah di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (10/4/2023).
Rapat Paripurna ini beragendakan penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulawesi Tengah Tahun Anggaran 2022.
Wakil Gubernur menyampaikan bahwa struktur APBD Provinsi Sulawesi Tengah tahun anggaran 2022 target pendapatan sebesar Rp 4.734.258.150.163 dengan realisasi pendapatan daerah sampai dengan tanggal 31 Desember tahun 2021 sebesar Rp4.895.472.162.359 atau 103,41 persen.
“Tahun 2022 belanja daerah Provinsi Sulawesi Tengah direncanakan sebesar Rp5.432.996.328.213 dan pada akhir Desember tahun 2022 terealisasi sebesar Rp4.825.333.666.427 atau 88,82 persen,” jelasnya.
Lanjutnya, belanja operasi terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja hibah, belanja bantuan sosial, target belanja operasi pada tahun anggaran 2022 sebesar Rp4.046.809.413.010 dan terealisasi sebesar Rp3.584.662.998.080 atau 88,58 persen.
“Hal ini disebabkan realisasi belanja pegawai hanya mencapai 85,12 persen, belanja hibah 94,42 persen, belanja bansos 95,67 persen, belanja barang 89,41 persen. Sedangkan di sisi belanja modal pada tahun 2022 Rp746.159.330.088 realisasi sebesar Rp617.720.351.075 ,” terangnya.
“Belanja ini terdiri dari realisasi belanja belanja modal tanah sebesar 100 persen, belanja modal peralatan dan mesin terealisasi sebesar 87,63 persen serta modal gedung dan bangunan terealisasi sebesar 78,85 persen, jalan, jaringan, dan irigas terealisasi sebesar 80,39 persen, dan belanja aset tetap terealisasi sebesar 122 persen,” tambahnya.
Kemudian pada target dan realisasi belanja tidak terduga menargetkan pengeluaran sebesar Rp11.038.882.178 terealisasi sebesar Rp56.859.575 atau terealisasi 0,52 persen.
Sedangkan belanja transfer pada tahun 2022 menargetkan pengeluaran dengan target sebesar Rp628.988.702.937, terealisasi sebesar Rp622.893.457.696 terealisasi 99,03 persen.
“Belanja ini terdiri dari belanja bagi hasil terealisasi sebesar 100 persen, belanja bantuan keuangan terealisasi sebesar 78,73 persen,” ungkapnya.
Pada tahun 2022 penerimaan pembiayaan daerah Sulawesi Tengah ditargetkan sebesar Rp698.738.178.050 dan realisasi Rp698.738.178.050 total pembiayaan netto pada akhir tahun 2022 adalah Rp698.738.178.050 sehingga menghasilkan jumlah sisa lebih pembiayaan anggaran sebesar Rp769.055.120.448.
Rapat paripurna ini dipimpin langsung Ketua DPRD Sulteng, Nilam Sari Lawira didampingi Wakil Ketua I M Arus Abdul Karim, Wakil Ketua II Zalzulmida A. Djanggola, Wakil Ketua III Muharram Nurdin serta dihadiri lebih dari setengah jumlah anggota DPRD Sulteng.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.