,.id– Kelurahan , Kecamatan Ulujadi, kecewa terhadap belum terealisasinya janji Wali Kota yang berkomitmen menurunkan armada pemadam kebakaran untuk membersihkan lumpur pascabanjir.

Janji yang disampaikan saat kunjungan ke lokasi terdampak itu hingga kini belum juga diwujudkan, membuat harus membersihkan rumah dengan alat seadanya.

Saat mengunjungi lokasi terdampak dua hari pascabanjir, Hadianto sempat menyampaikan komitmennya untuk membantu warga membersihkan rumah, terutama bagian dapur yang masih dipenuhi lumpur tebal.

“Saat kunjungan, berkata akan mengerahkan Damkar untuk bersihkan lumpur dalam rumah, terutama bagian dapur,” ujar Rifki, warga Jalan Puenjidi, Senin (5/5).

Rifki menuturkan, rumah yang dikunjungi adalah milik warga bernama Masni. Menurutnya, bagian depan rumah sudah dibersihkan, namun bagian dapur masih sulit dijangkau tanpa bantuan alat khusus.

“Sampai sekarang belum ada Damkar yang turun membersihkan. Mereka pernah datang tapi hanya menunggu arahan,” tambah Rifki, yang juga Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Palu.

Ia menegaskan warga kini hanya mengandalkan peralatan seadanya. “Kami berharap, kedatangan jangan cuma jadi konten media sosial,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Damkar Kota Palu, Yohan Wahyudi, mengatakan bahwa pembersihan telah dilakukan di awal kejadian dan hingga kini belum ada laporan lanjutan dari warga Jalan Puenjidi.

“Kalau ada laporan masuk, kami siap kirim personel. Saat ini masih fokus di wilayah Jalan Lasoso dan Penanda Silae, insya Allah rampung satu dua hari ke depan,” ujarnya.