Palu,truestory.id – Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Sulawesi Tengah. Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, secara simbolis menyerahkan 127 ekor hewan kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat, Rabu (27/5).
Penyerahan hewan kurban tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menebarkan manfaat kepada warga yang membutuhkan. Jumlah hewan kurban yang dikelola Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tahun ini tercatat meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid mengungkapkan rasa syukur karena Sulawesi Tengah kembali memperoleh bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia. Sebanyak 14 ekor sapi bantuan disalurkan, terdiri atas satu ekor untuk tingkat provinsi dan masing-masing satu ekor untuk setiap kabupaten dan kota.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan juga menyalurkan lima ekor sapi untuk setiap daerah kabupaten dan kota. Dukungan serupa datang dari organisasi perangkat daerah, kalangan pengusaha, serta tokoh masyarakat yang turut berpartisipasi dalam program kurban.
“Di tengah efisiensi anggaran dan berbagai tantangan saat ini, semangat berkurban tetap tinggi. Total hewan kurban yang dikelola Pemprov Sulteng mencapai 127 ekor,” ujar Anwar.
Di Masjid Raya Baitul Khairaat, panitia menerima 10 ekor sapi dan enam ekor kambing yang akan dibagikan kepada masyarakat sekitar serta panti asuhan. Salah satu yang menarik perhatian warga adalah sapi bantuan Presiden bernama “Kentung” dengan bobot mencapai 922 kilogram.
Anwar Hafid bersama keluarga juga menyerahkan satu ekor sapi kurban untuk masjid tersebut. Panitia menyiapkan 1.850 kupon pembagian daging kurban yang diprioritaskan bagi warga sekitar dan panti asuhan. Menurut gubernur, Idul Adha menjadi momentum memperkuat nilai pengorbanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial demi mewujudkan Sulawesi Tengah yang lebih maju, sejahtera, dan berkah.