,.id — Perum Bulog Kantor Wilayah memastikan stok dan distribusi minyak goreng bersubsidi Minyakita tetap aman menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Penyaluran komoditas tersebut juga dipastikan menjangkau seluruh daerah, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Kepala Bulog Kanwil , Jusri Pakke, mengatakan kebutuhan minyak goreng masyarakat masih dapat terpenuhi dengan baik. Setiap bulan, Bulog mengadakan sekitar 816 ribu liter hingga satu juta liter Minyakita, bergantung pada pasokan produsen.

“Dalam satu bulan pengadaan kami sekitar 816 ribu liter sampai satu juta liter tergantung dari pihak produsen,” ujar Jusri di , Jumat (22/5).

Dari jumlah tersebut, sekitar 60 ribu hingga 70 ribu liter minyak goreng disalurkan setiap hari ke berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah. Distribusi dilakukan melalui koordinasi bersama seluruh pimpinan cabang Bulog di daerah agar pasokan tersedia merata di pasaran.

Menurut Jusri, Bulog juga menyiapkan cadangan sekitar 20 hingga 30 truk minyak goreng di gudang guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha dan libur panjang.

“Perputaran stok minyak goreng masih berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat tetap bisa terpenuhi,” katanya.

Bulog sebelumnya sempat menghadapi kendala distribusi ke Kepulauan akibat gangguan operasional kapal penyeberangan. Namun, penyaluran tetap diupayakan agar tidak terjadi kekosongan stok di masyarakat.

Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Tengah memastikan harga bahan pokok di 13 kabupaten dan kota relatif stabil. Kenaikan harga hanya terjadi pada komoditas cabai akibat berkurangnya pasokan karena ekstrem.

Disperindag bersama pemerintah daerah terus menggencarkan pasar murah hingga H-1 Idul Adha untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.