Donggala,truestory.id– Operasi pencarian terhadap seorang warga lanjut usia yang dilaporkan hilang di area perkebunan Desa Balukang 2, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, resmi dihentikan setelah tujuh hari pelaksanaan operasi SAR tidak membuahkan hasil.
Korban diketahui bernama Tihan Junaedi (80), warga setempat yang sebelumnya dilaporkan belum kembali dari kebun sejak Jumat (22/5). Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menutup operasi tersebut berdasarkan hasil evaluasi bersama Tim SAR gabungan dan pihak keluarga pada Kamis (28/5).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban berangkat ke kebun bersama anaknya sekitar pukul 07.00 WITA. Sekitar pukul 11.30 WITA, anak korban meninggalkan pondok kebun untuk menunaikan salat Jumat di masjid. Namun saat kembali sekitar pukul 13.00 WITA, korban sudah tidak berada di lokasi.
Pihak keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun korban tak kunjung ditemukan sehingga bantuan SAR kemudian diminta. Selama operasi berlangsung, Tim SAR gabungan menyisir sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.
Pada hari ketujuh pencarian, tim kembali membagi area operasi ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU). Tim Rescue Unit Siaga SAR Tolitoli bersama unsur potensi SAR juga melakukan briefing sebelum pencarian guna memastikan kesiapan personel dan peralatan sesuai standar operasional Basarnas.
Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Rusmadi, mengatakan seluruh upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal sesuai prosedur yang berlaku. Namun hingga pukul 15.30 WITA, korban belum ditemukan.
“Berdasarkan hasil evaluasi bersama dan kesepakatan pihak keluarga, operasi SAR resmi dihentikan,” ujarnya.
Unsur SAR yang terlibat dalam operasi tersebut antara lain Tim Rescue Unit Siaga SAR Tolitoli, Polsek Sojol, Babinsa, keluarga korban, serta masyarakat setempat.