PALU, TRUESTORY – Sebagai langkah antisipasi gempa susulan yang terus terjadi, RSUD Undata Palu memindahkan sementara puluhan pasien ke area halaman rumah sakit pada Selasa (16/6) malam. Keputusan ini diambil setelah gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Sulawesi Tengah pada siang hari.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Undata Palu, dr. Franklin Sinanu, menjelaskan bahwa evakuasi bertujuan menjamin keselamatan pasien, keluarga, dan petugas medis. Aktivitas gempa susulan yang intens menjadi alasan utama tindakan preventif ini.
“Siang tadi kami sempat mulai memindahkan pasien kembali masuk ke ruang, tetapi sore ini sudah dua kali gempa susulan jadi kami melakukan tindakan antisipasi. Kebetulan tenda-tenda juga sudah jadi sehingga memudahkan pasien yang menurut kami di ruangan agak sulit bila nanti terjadi gempa,” kata dr. Franklin Sinanu.
Sebelumnya, sekitar dua jam pascagempa utama, pihak RSUD Undata Palu telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bangunan. Koordinasi bersama tim pemeliharaan sarana dan prasarana memastikan kelayakan gedung utama berlantai empat.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa gedung utama RSUD Undata Palu masih dinyatakan layak digunakan, dengan kerusakan ringan hanya pada dua ruangan. Hal ini sempat memungkinkan puluhan pasien dikembalikan ke ruang perawatan masing-masing.
Namun, karena gempa susulan terus terjadi hingga Selasa sore dan malam, manajemen RSUD Undata Palu memutuskan untuk kembali mengevakuasi pasien ke area yang lebih terbuka. Total 44 pasien kini menjalani perawatan sementara di luar gedung.
Menurut Franklin, keputusan ini diambil sebagai bentuk mitigasi risiko, terutama bagi pasien yang dirawat di lantai atas gedung. Proses evakuasi cepat akan sulit dilakukan apabila terjadi gempa dengan kekuatan lebih besar.
“Contohnya gedung di belakang kita ini ada gedung empat lantai. Pasien di lantai empat dan lantai tiga akan kesulitan bila terjadi gempa yang kuat atau lebih kuat lagi. Jadi kami mengambil antisipasi, kita rawat dulu di tenda kemudian di lobi belakang yang kita lihat ini dan ini hanya sementara sampai dinyatakan aman,” jelasnya.
Meskipun demikian, pelayanan kesehatan di RSUD Undata Palu tetap berjalan normal dengan pengawasan ketat. Seluruh pasien yang dievakuasi dilaporkan berada dalam kondisi aman.**