Banggai,truestory.id– Dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Darussalam, Desa Jayakencana, Kecamatan Toili, Minggu (8/6/2024), Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan komitmen membangun asrama untuk Madrasah Aliyah yang berada di lingkungan pesantren tersebut.
Kunjungan yang dihadiri Bupati Banggai Amiruddin Tamoreka, Wakil Bupati, Sekda, serta para tokoh agama ini menjadi momen penting bagi masa depan pendidikan pesantren.
Gubernur menegaskan bahwa pendidikan berbasis keagamaan harus mendapatkan dukungan nyata dari pemerintah.
“Saya lahir dari keluarga guru. Saya paham beratnya perjuangan mendidik anak-anak. InsyaAllah, tahun 2026 saya bantu bangun asrama ini,” ujar Anwar Hafid, yang disambut antusias para santri dan ustaz.
Ia meminta pihak pondok segera menyiapkan sertifikat tanah dan estimasi anggaran untuk memperlancar proses pengajuan bantuan.
Dalam tausiyahnya, Gubernur memberi motivasi kepada para santri agar terus bersyukur dan belajar dengan sungguh-sungguh.
Ia menceritakan kisah hidupnya yang pernah mondok di pesantren sederhana dan mengalami banyak keterbatasan.
KH Ahmad Muthohar, pengasuh pondok, menjelaskan bahwa Ponpes Darussalam telah berdiri sejak 2002 dan menampung ratusan santri, meski sebagian besar berasal dari keluarga kurang mampu.
Bupati Banggai menegaskan dukungannya dan menyebut pembangunan masjid ponpes sebagai bentuk komitmennya.
Kunjungan ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam mendukung pendidikan Islam di Sulteng.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.