Palu,truestory.id– Ribuan pencari kerja memadati Auditorium Utama Universitas Tadulako (Untad) Palu pada pembukaan Job Fair 2025 Sulawesi Tengah, Selasa (5/8/2025).
Mengusung tema “Berani Melangkah, Siap Kerja”, ajang ini menawarkan lebih dari 2.000 lowongan dari berbagai sektor, mulai dari pertambangan, perhotelan, keuangan, hingga teknologi.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan pentingnya memprioritaskan tenaga kerja lokal. “Kalau yang diterima justru mayoritas dari luar, saya anggap gagal. Kita harus pastikan rakyat kita merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Ia juga menyoroti ketimpangan penyerapan tenaga kerja di kawasan industri Morowali yang didominasi pekerja luar daerah. Menurutnya, ini tidak boleh dibiarkan.
“Jangan sampai rakyat kita hanya jadi penonton di tanahnya sendiri,” ujarnya.
Job Fair ini merupakan kolaborasi antara Disnakertrans Sulteng, Resmi Grasi, dan Untad. Selain bursa kerja, pemerintah meluncurkan aplikasi SIPEKERJA untuk memudahkan akses informasi lowongan secara digital.
Kepala Disnakertrans Sulteng, Arnold Firdaus, menyebut tingkat pengangguran terbuka di daerah ini kini hanya 3,02 persen—terendah ketiga nasional.
Namun, ia menegaskan bahwa angka ini harus terus ditekan melalui program tepat sasaran.
Rektor Untad, Prof. Amar, berharap kegiatan ini membentuk kesadaran karier sejak dini di kalangan mahasiswa, sejalan dengan visi kampus dalam menyiapkan lulusan siap kerja.