Poso,truestory.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 yang mengguncang wilayah Poso pada Minggu (17/8) pagi telah menimbulkan korban jiwa dan puluhan luka-luka. Data terbaru yang dirilis BPBD Sulawesi Tengah hingga Selasa (19/8) pukul 00.56 WITA mencatat, sudah dua orang meninggal dunia dan sembilan lainnya mengalami luka berat. Seluruh korban luka berat telah menjalani tindakan operasi di RSUD Poso.
Selain itu, 37 orang lainnya mengalami luka ringan dengan penanganan medis tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan.
Tujuh orang masih dirawat di RSUD Poso, sementara sepuluh korban luka ringan ditangani di Puskesmas Tokorondo, delapan orang di Puskesmas Tangkura, dan dua belas lainnya mendapat perawatan langsung dari tim Dinas Kesehatan Kabupaten Poso di lokasi kejadian.
Guncangan gempa yang berpusat di darat, tepatnya di Kecamatan Poso Pesisir, juga memaksa pihak rumah sakit untuk mengevakuasi 89 pasien.
Mereka sementara ini ditampung di tenda darurat yang didirikan BPBD di halaman RSUD Poso.
Hingga laporan terakhir, tercatat 65 kali gempa susulan masih terjadi, memicu kepanikan dan membuat warga enggan kembali ke rumah masing-masing.
Ribuan penduduk terdampak memilih bertahan di titik-titik pengungsian dengan kondisi serba terbatas.
BPBD Provinsi Sulawesi Tengah menyebut kebutuhan mendesak saat ini meliputi tenda, terpal, selimut, makanan siap saji, perlengkapan bayi, hingga obat-obatan.
Situasi di lokasi masih dipantau ketat, sementara warga diminta tetap waspada mengingat gempa susulan belum sepenuhnya reda.