Truestory– Kebakaran menghanguskan tiga unit lapak kios, meubel dan bengkel di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Layana, Kecamatan Mantikolore, Kota Palu pada Selasa (28/02/2023) sekitar pukul 08.25 Wita. Diduga kebakaran berasal dari arus listrik (korsleting) yang berasal dari dapur salah satu lapak bangunan dan meubel.
Dari data kepolisian Polsek Palu Timur, bahwa identitas pemilik lapak yang terbakar adalah Elinson Sidabutar, Susan, dan Dudin. Elinson Sidabutar merupakan pemilik kios, sedangkan Susan merupakan pemilik lapak bangunan dan meubel. Pemilik lapak bangunan dan meubel lainnya adalah Dudin berusia 38 tahun.
Saksi-saksi yang ada di lokasi kebakaran adalah Ratni dan Mardiana. Ratni merupakan karyawan bangunan, sedangkan Mardiana adalah ibu rumah tangga.
Menurut saksi-saksi, kebakaran terjadi dengan cepat. Saksi Ratni mencium bau asap saat sedang mengecat kursi, sementara saksi Mardiana melihat api dari arah dapur. Warga sekitar langsung memadamkan api dengan alat seadanya, lalu kemudian menghubungi Kantor Pemadam Kebakaran Kota Palu.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 08.35 Wita dan berhasil memadamkan api pada pukul 09.12 Wita setelah listrik berhasil dimatikan oleh satu unit mobil PLN.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun kerugian materiil mencapai ratusan juta rupiah. Lapak kios dan bengkel milik Elinson Sidabutar mengalami kerugian sekitar 150 juta rupiah, lapak bangunan dan meubel milik Susan mengalami kerugian sekitar 80 juta rupiah, dan lapak bangunan dan meubel milik Dudin mengalami kerugian sekitar 60 juta rupiah.
Kecepatan api membakar lapak tersebut dipengaruhi oleh bahan dinding lapak yang terbuat dari papan kayu dan triplek.
“Diharapkan kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi seluruh pengusaha untuk selalu memeriksa kelistrikan dan keamanan lapak mereka agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” Imbau Kepala Damkarmat Kota Palu, Sudaryano Lamangkona.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.