Truestory – Bupati Banggai Amirudin melepas para peserta pawai malam takbiran Idul Fitri 1444 Hijriah, di Kota Luwuk, belum lama ini.
Dalam pawai takbiran kali ini masyarakat Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah tidak lagi berjalan kaki keliling kota. Namun demi menambah kemeriahan pemerintah mengizinkan untuk menggunakan kendaraan roda empat.
Kurang lebih ada 800 kendaraan roda empat yang disulap menjadi masjid berjalan, serta berbagai kreasi lainnya bernuansa islam.
“Semua ini dilakukan tidak lain untuk syiar islam dan demi menambah kemeriahan di malam takbiran,” ungkap Bupati Banggai Amirudin, saat ditemui usai melepas rombongan peserta pawai takbir.

Bupati mengatakan, bahwa selama kurang lebih tiga tahun terakhir masyarakat dibatasi dengan adanya wabah COVID-19. Namun dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan masyarakat bisa bangkit kembali, untuk bersama-sama memajukan Kabupaten Banggai.
Sementara itu sebelumnya Pemerintah Kabupaten Banggai sudah melakukan rapat koordinasi bersama sejumlah instansi terkait, dalam pelaksanaan pawai malam takbiran. Berdasarkan keputusan bupati, masyarakat diizinkan untuk melaksanakan pawai takbiran menggunakan kendaraan roda empat.
Pada rapat tersebut tercatat ada 80 pendaftar, dimana satu tim itu terdapat 10 kendaraan, sehingga diperkirakan kurang lebih ada 800 kendaraan yang akan mengikuti pawai malam takbiran.
Namun saat pelaksanaan kegiatan, panitia melarang masyarakat untuk menggunakan kendaraan roda dua dan roda enak atau lebih. Karena dianggap dapat mengganggu ketertiban lalulintas saat pelaksanaan.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.