BANGGAI, TRUESTORY – Warga Desa Buon Mandiri digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di Luwuk Utara yang ditemukan mengapung di pesisir pantai pada Selasa sore, 09/06 jam 16.55 Wita.
Personel dari Tim Inafis Polres Banggai bersama Polsek Luwuk langsung bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap jasad tanpa identitas tersebut. Penemuan ini bermula dari laporan warga bernama Damang yang melihat tubuh korban dalam posisi tertelungkup di sela batu melalui layanan Call Center 110.
Polisi mendapati kondisi mayat pria di Luwuk Utara tersebut mengenakan kaos berwarna hijau dan celana training abu-abu merk Under Armour. Korban diperkirakan berusia sekitar 50 tahun dengan tinggi badan mencapai 155 centimeter.
Pada tangan kanan korban ditemukan tujuh buah gelang karet, sementara kondisi fisik menunjukkan jenazah telah meninggal dunia sekitar tiga hingga tujuh hari. Tim identifikasi juga mencatat lidah korban dalam keadaan tergigit dan terdapat cairan yang keluar dari telinga serta hidung.
Jasad pria tersebut kini sudah dibawa ke RSUD Luwuk untuk menjalani proses visum et repertum serta penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kematian. Pihak Polres Banggai terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan identitas asli korban.
“Kami memastikan seluruh proses penanganan dan identifikasi dilakukan sesuai prosedur secara profesional dan transparan agar dapat segera memberikan kepastian informasi kepada masyarakat,” ujar AKP Saiman, Kasi Humas Polres Banggai.
Aparat kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri fisik tersebut agar segera melapor ke kantor polisi terdekat. Identitas mayat pria di Luwuk Utara ini masih menjadi fokus utama penyelidikan intensif pihak kepolisian saat ini.