Morut,truestory.id – Derap pembangunan markas Yonif TP 825/GYS di Desa Beteleme, Kabupaten Morowali Utara, mendapat perhatian langsung dari Pangdam XXIII/Palaka Wira, J. Binsar P. Sianipar. Dalam kunjungan kerjanya, Pangdam menegaskan batalyon tertua di Sulawesi Tengah itu diproyeksikan menjadi satuan modern dan andalan pertahanan di kawasan industri Morowali dan Morowali Utara.
Dalam kunjungan kerja itu, Pangdam didampingi sejumlah pejabat utama Kodam XXIII/Palaka Wira, di antaranya Aslog Kasdam Kolonel Inf Rachmat Christanto, Asops Kasdam Kolonel Inf Arif Kurniawan, serta Kazidam Letkol Czi Yudo Aji Susanto. Turut mendampingi jajaran Kodim 1311/Morowali yang dipimpin Dandim Letkol Inf Abraham S. Panjaitan.
Kedatangan rombongan Pangdam disambut Danbrigif 30/Karoso Ndaya Kolonel Inf Toni Oki Priono, Danyonif TP 825/GYS Letkol Inf Alkomar, Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi, Anggota DPD RI Febriyanthi Hongkiriwang, unsur Forkopimda, serta prajurit Yonif TP 825/GYS.
Setibanya di markas batalyon, Pangdam menerima penghormatan jajar sebelum meninjau sejumlah fasilitas yang sedang dibangun, seperti dapur batalyon, barak prajurit, dan perumahan personel.
Dalam arahannya, Pangdam menegaskan Yonif TP 825/GYS akan diproyeksikan menjadi batalyon unggulan di wilayah Morowali dan Morowali Utara. Menurutnya, pembangunan pangkalan telah dirancang dengan konsep yang baik agar mampu memberikan kenyamanan bagi prajurit dan keluarga.
“Yonif TP 825/GYS merupakan batalyon kebanggaan Sulawesi Tengah. Sebagai batalyon tertua, harus mampu menjadi contoh bagi satuan lain, baik dalam disiplin, semangat maupun profesionalisme,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh prajurit terus meningkatkan latihan dan menjaga disiplin guna mendukung kesiapan operasional satuan ke depan.