Palu,truestory.id – Hujan deras yang mengguyur beberapa wilayah di Sulawesi Tengah pada Selasa (19/8) hingga Rabu (20/8) dini hari mengakibatkan banjir di empat kabupaten/kecamatan berbeda. Data dari BPBD Provinsi Sulteng mencatat sedikitnya empat desa terdampak, dengan ratusan kepala keluarga terpaksa mengungsi.
Di Kabupaten Poso, banjir melanda Desa Maranda, Kecamatan Poso Pesisir Utara, sekitar pukul 19.30 WITA. Hujan lebat serta saluran air yang sempit membuat air meluap dan menggenangi rumah warga. Sedikitnya 46 KK terdampak, namun tidak ada laporan korban jiwa maupun pengungsian.
Sementara itu di Desa Balinggi Jati, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, tanggul sungai jebol pada pukul 20.15 WITA sehingga menyebabkan banjir besar. Sekitar 100 KK mengungsi, sementara data kerusakan masih dalam pendataan.
Di Kabupaten Sigi, banjir juga terjadi di Desa Sidera, Kecamatan Sigi Biromaru, usai hujan deras sejak sore hari. Empat rumah terdampak dan satu keluarga terpaksa mengungsi. Meski hujan sudah mereda, air masih menggenang di permukiman.
Kejadian serupa kembali terjadi di Desa Sidoan Selatan, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong, sekitar pukul 00.10 WITA, Rabu (20/8). Banjir akibat curah hujan tinggi ini masih dalam proses pendataan.
BPBD Provinsi Sulteng bersama BPBD kabupaten terdampak telah melakukan asesmen, berkoordinasi dengan aparat desa, serta menyiapkan langkah darurat.
Salah satu kebutuhan mendesak yang disoroti adalah pelebaran gorong-gorong di Desa Maranda.
Hingga laporan terakhir, hujan masih mengguyur beberapa wilayah dan air belum sepenuhnya surut.