,.id – Kebakaran melanda lahan perkebunan milik warga di Desa Sumber Agung, Kecamatan Nuhon, , Selasa (3/3/2026). Sedikitnya 15 hektare kebun dilaporkan hangus terbakar sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh aparat kepolisian bersama masyarakat.

Personel Nuhon jajaran bergerak cepat setelah menerima informasi dari warga terkait munculnya kobaran api di area perkebunan. Aparat langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

Kapolsek Nuhon, IPTU Tamrin Luntaya, menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 12.40 Wita.

“Pada pukul 12.40 Wita telah terjadi kebakaran kebun milik warga dengan luas lahan kurang lebih 15 hektare,” ujarnya.

Menurut Tamrin, proses pemadaman dilakukan secara manual dengan peralatan sederhana. Personel kepolisian dibantu Babinsa dan masyarakat sekitar bahu-membahu memadamkan api menggunakan selang air serta memukul kobaran api dengan ranting pohon.

“Dengan menggunakan alat seadanya, personel bahu membahu dengan masyarakat melakukan pemadaman. Alhasil pukul 15.00 Wita, api pun berhasil dipadamkan,” ungkap Tamrin.

Ia mengapresiasi partisipasi aktif warga yang turut membantu proses pemadaman sehingga api tidak meluas ke area lain. Berkat kerja sama tersebut, kobaran api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang lebih dua jam.

Kapolres Banggai melalui Kapolsek Nuhon kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut memiliki konsekuensi hukum yang berat.

“Apabila dengan sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan, akan dipidana sesuai UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun dan denda hingga Rp10 miliar,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di musim kemarau. Puntung rokok, bekas korek api, maupun api kecil yang dibiarkan tanpa pengawasan berpotensi memicu kebakaran lahan.

Pihak kepolisian berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama agar masyarakat lebih waspada dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.