Banggai,truestory.id– Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah menggelar pelatihan juru sembelih halal (Juleha) bagi 36 peserta dari tujuh kabupaten. Kegiatan berlangsung di Swiss-Belinn Luwuk dan dibuka Sekretaris Kabupaten Banggai, Ramli Tongko.
Ramli mengapresiasi langkah BI yang dinilai berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pangan halal.
Menurutnya, keberadaan juru sembelih halal yang kompeten dan tersertifikasi sangat dibutuhkan untuk menjamin produk yang halal, aman, dan higienis.
Perwakilan BI Sulteng menjelaskan, pelatihan ini merupakan bagian dari pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, sekaligus memperkuat rantai nilai halal di daerah.
Seluruh proses pelatihan hingga sertifikasi difasilitasi gratis oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi.
Peserta mendapatkan materi teori, teknik penyembelihan sesuai syariat, hingga praktik lapangan.
Program ini diharapkan melahirkan tenaga profesional sekaligus membuka peluang kerja baru di sektor industri halal yang terus berkembang.