, TRUE STORY – Perum Bulog Kantor Wilayah memastikan ketersediaan stok beras pemerintah dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung kebutuhan masyarakat serta penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 6,7 yang melanda Kabupaten dan Kota .

Pimpinan Wilayah Bulog Jusri mengatakan pihaknya tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan pangan bagi warga terdampak, tetapi juga memastikan pasokan beras tetap tersedia selama masa tanggap darurat.

“Bulog hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Kami memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga dan bantuan dapat segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan,” kata Jusri di Palu, Kamis.

Menurut dia, Bulog telah bergerak cepat menyalurkan bantuan pangan sehari setelah gempa terjadi, yakni pada Rabu (17/6), dengan mendistribusikan beras dan kebutuhan pangan lainnya ke sejumlah wilayah terdampak di Kabupaten dan .

Penyaluran bantuan dilakukan secara terkoordinasi bersama pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta instansi terkait guna memastikan bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.

Jusri menjelaskan distribusi bantuan mengacu pada data warga terdampak yang dihimpun pemerintah daerah dan tim penanganan darurat sehingga penyaluran logistik dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Ia menegaskan kesiapan stok beras pemerintah menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan bencana dan menjaga stabilitas pangan di tengah situasi darurat.

magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6) menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga, fasilitas umum, dan infrastruktur di beberapa wilayah, terutama di Kabupaten Sigi yang menjadi daerah dengan dampak cukup besar.

Saat ini pemerintah daerah masih melakukan pendataan kerusakan dan kebutuhan warga terdampak, sembari mempercepat distribusi bantuan logistik serta layanan dasar bagi masyarakat.

Bulog Sulawesi Tengah menyatakan siap mendukung upaya pemerintah dalam penanganan bencana melalui penyediaan cadangan pangan yang memadai guna membantu meringankan beban warga selama proses pemulihan pascagempa.