Palu,truestory.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi di 244 kilometer barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara (Sulut), Senin (8/6/2026), memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah Indonesia bagian timur.
Berdasarkan pemodelan yang dirilis otoritas terkait, beberapa daerah di Sulawesi Tengah (Sulteng) masuk dalam kategori Siaga dan Waspada terhadap potensi gelombang tsunami.
Wilayah di Sulawesi Tengah yang berstatus Siaga meliputi Kabupaten Buol, Kabupaten Tolitoli, Donggala bagian utara, serta Kota Palu bagian barat.
Estimasi waktu tiba gelombang tsunami di Buol diperkirakan sekitar pukul 07.25 WIB, Tolitoli pukul 07.27 WIB, Donggala bagian utara pukul 07.40 WIB, dan Kota Palu bagian barat sekitar pukul 08.14 WIB.
Selain Sulteng, status Siaga juga diberlakukan untuk sejumlah wilayah di Sulawesi Utara, antara lain Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, Kota Manado, Kota Bitung, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Kepulauan Minahasa, serta sebagian wilayah Bolaang Mongondow. Gorontalo bagian utara juga masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi terdampak.
Sementara itu, beberapa daerah lainnya ditetapkan berstatus Waspada, di antaranya Halmahera, Halmahera Utara, Kota Tidore, Bone Bolango, Donggala bagian barat, serta sejumlah wilayah di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara seperti Kutai Timur, Berau, Bulungan, Nunukan, Kota Bontang, dan Kota Tarakan.
Dalam keterangan yang menyertai pemodelan tersebut, pemerintah daerah yang berada pada status Siaga diminta segera memperhatikan perkembangan informasi dan mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi.
Sedangkan wilayah berstatus Waspada diimbau menjauhi kawasan pantai dan tepian sungai hingga ada informasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
Masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait guna menghindari kepanikan serta mencegah penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.