BANGGAI, – Seorang petani di , , ditemukan di area persawahannya pada Kamis (30/7) malam. Korban diduga kehilangan nyawa akibat tersengat aliran listrik yang dipasang sebagai jebakan untuk menghalau hama tikus.

Korban diketahui bernama Sudarto (55), warga Desa Tohitisari, Kecamatan Toili Jaya. Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolsek Toili, IPTU I Putu Pratama Yoga.

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban berpamitan kepada keluarganya sekitar pukul 17.30 WITA untuk menuju sawah miliknya. Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah.

Sekitar pukul 19.00 WITA, seorang saksi bernama Riadi (56) melihat sepeda motor korban terparkir di tepi jalan dekat areal persawahan. Merasa curiga, saksi berusaha mencari dan memanggil korban, tetapi tidak mendapat jawaban.

Pencarian kemudian mengarah ke lokasi sawah hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi terlentang di sisi pematang sawah. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkannya ke Toili. Aparat bersama masyarakat kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.

Kapolsek Toili, IPTU I Putu Pratama Yoga, mengatakan hasil pemeriksaan awal dari tenaga kesehatan menunjukkan adanya tanda yang mengarah pada sengatan listrik.

“Dari hasil pemeriksaan tenaga kesehatan terdapat bekas luka bakar pada telapak jari kanan korban,” ujar IPTU I Putu Pratama Yoga.

Ia menjelaskan, korban diketahui memasang aliran listrik yang bersumber dari meteran PLN mengelilingi sawahnya sebagai jebakan untuk mengendalikan hama tikus.

“Korban diketahui memasang aliran listrik dari meteran PLN yang mengelilingi sawah miliknya untuk digunakan sebagai jerat hama tikus,” tambahnya.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan itu telah dituangkan dalam surat pernyataan yang disaksikan pemerintah desa setempat.

Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan sebelum dimakamkan oleh keluarga.