Parimo,.id – Aparat Tomini menggerebek pesta sabu di wilayah Kecamatan Tomini, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 22.00 Wita. Operasi tersebut dipimpin langsung Kapolsek Tomini, IPTU Sumarlin, SH, dalam Giat Imbangan Operasi Penyakit Masyarakat (PEKAT) Tinombala 2026.

Operasi ini digelar sebagai langkah cipta kondisi saat Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Petugas lebih dulu menyisir Desa Biga dengan memeriksa sejumlah rumah, warung, dan kios yang dicurigai menjual minuman keras ilegal. Namun, hasilnya nihil.

Pengungkapan justru terjadi saat tim bergerak ke Desa Ogotumubu. Di rumah seorang pria berinisial DJ (45), polisi mendapati empat orang diduga tengah berpesta sabu.

Dari lokasi tersebut, petugas menemukan delapan paket sabu yang disimpan dalam bungkus rokok merek Potenza 16.

Sementara dari pria berinisial RI (37), warga Desa Ambesia, ditemukan satu paket sabu senilai Rp100 ribu yang disembunyikan dalam kondom bersama satu unit ponsel Samsung.

Total sembilan paket sabu bersama empat unit telepon genggam diamankan sebagai barang bukti. Keempat terduga pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Tomini untuk pemeriksaan intensif.

Kapolsek Tomini IPTU Sumarlin menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran .

“Operasi ini adalah komitmen kami menjaga Tomini tetap aman dan kondusif. Menjelang Ramadhan, kami ingin masyarakat fokus beribadah tanpa gangguan dan ,” tegasnya.

Ia menambahkan, “Kami tidak akan berhenti pada pemakai. Siapa pun yang terlibat dalam jaringan peredaran akan kami kejar.”

Kapolsek juga mengimbau masyarakat aktif melapor jika mengetahui aktivitas mencurigakan.

“Ramadhan adalah bulan suci, jangan dinodai dengan perbuatan melanggar hukum,” pungkasnya.