Palu,truestory.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido mendorong para dokter muda di daerah itu agar terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan spesialis maupun program magister. Menurutnya, perkembangan dunia medis yang semakin cepat menuntut tenaga kesehatan untuk terus belajar dan mengikuti tren ilmu pengetahuan.
Pesan tersebut disampaikan Wagub Reny saat menghadiri Seminar Cardiorenal Risk Update yang digelar Prodia Cabang Palu di Hotel Aston Palu, Sabtu (16/5). Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan para dokter agar tidak cepat merasa puas hanya dengan status dokter umum.
“Saya harap tingkatkan kompetensi, jangan cuma jadi dokter umum. Ambil spesialis atau S2,” ujar Reny di hadapan peserta seminar yang terdiri dari dokter ahli, dokter umum, mahasiswa kedokteran, hingga perwakilan rumah sakit dan organisasi profesi.
Reny yang juga menjabat Ketua IDI Wilayah Sulawesi Tengah menilai kegiatan seminar menjadi sarana penting untuk memperbarui wawasan mengenai metode pemeriksaan dan penanganan medis terbaru. Selain menambah ilmu, seminar juga dinilai mampu mempererat hubungan antarsejawat dokter.
“Kegiatan seperti ini sangat bagus untuk menambah ilmu sambil kita silaturahmi dengan teman sejawat dokter,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya budaya membaca jurnal ilmiah, aktif mencari informasi medis terkini melalui internet, serta melanjutkan pendidikan agar kompetensi dokter tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, dokter yang tidak mengikuti perkembangan ilmu kedokteran akan mengalami kesulitan dalam mendiagnosis pasien secara tepat.
“Kalau kita tidak mau ikut tren maka makin susah mendiagnosis pasien,” tandasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Cabang Prodia Palu Musran Hasan Borahima bersama sejumlah tenaga medis dan akademisi kesehatan di Sulawesi Tengah.