,.id – Warga Dusun Kompanga, Desa Uso, Kecamatan Batui, , melakukan aksi pemblokiran jalan menuju kawasan operasional PT Panca Amara Utama (PAU), Rabu pagi (6/5/2026). Aksi ini merupakan bentuk protes atas pengalihan akses jalan yang dinilai merugikan masyarakat.

Sejak pagi, warga menutup jalur utama menggunakan material seadanya, sehingga kendaraan milik perusahaan tidak dapat melintas. Aksi tersebut sempat menarik pengguna jalan dan aparat keamanan yang berjaga di lokasi.

Warga menyebut, pengalihan jalan yang sebelumnya menjadi akses utama telah menghambat aktivitas sehari-hari. Selain memperpanjang waktu tempuh, jalur alternatif yang disediakan dinilai tidak layak dan berisiko bagi keselamatan pengguna.

Dampak ekonomi juga mulai dirasakan. Sejumlah warga yang berprofesi sebagai nelayan, kios, hingga pemilik rumah makan mengaku mengalami penurunan pendapatan sejak akses jalan dialihkan.

“Sejak jalan ini dialihkan, pembeli hampir tidak ada. Biasanya banyak orang lewat dan singgah, sekarang dagangan kami sering tidak laku,” ujar salah satu pemilik rumah makan.

Warga menilai kebijakan tersebut diambil tanpa mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sekitar. Mereka pun menuntut tanggung jawab perusahaan atas kerugian yang ditimbulkan.

Perwakilan warga menegaskan, aksi pemblokiran akan terus dilakukan hingga ada kejelasan penyelesaian dari pihak perusahaan. Selain itu, masyarakat juga mendesak adanya dialog terbuka yang melibatkan perusahaan dan pemerintah daerah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Panca Amara Utama belum memberikan keterangan resmi. Sementara itu, aparat keamanan masih berjaga dan berupaya memediasi kedua belah pihak guna meredam situasi.