, – Dinas Sosial Kabupaten terus memperkuat validitas Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) guna mendukung penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi peningkatan kapasitas DTSEN dan bimbingan teknis (Bimtek) aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG).

Kegiatan yang melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta operator desa dan kelurahan itu dipusatkan di Desa Sinorang, Kecamatan Batui Selatan, dengan peserta dari Kecamatan Batui dan Batui Selatan.

Sosial , Hariadi Bola, S.H., mengatakan akurasi data menjadi faktor penting dalam pelaksanaan program perlindungan sosial. Menurutnya, pemutakhiran data harus dilakukan secara berkala agar sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.

Ia menegaskan, pengelolaan DTSEN dan penggunaan aplikasi SIKS-NG bukan sekadar pekerjaan administratif, melainkan bagian penting dalam perencanaan program sosial dan penentuan penerima manfaat.

Hariadi juga mengungkapkan, Pemerintah tengah mempersiapkan pembentukan tim terpadu untuk memperkuat penanganan persoalan sosial mulai dari tingkat dusun hingga kabupaten.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Ronal Rizal Pudje, S.STP., M.M., menyampaikan materi DTSEN. Sementara itu, perwakilan BPS Kabupaten Banggai, Indra Prasetyo Wibowo, menjelaskan data sosial ekonomi dan pengelompokan kesejahteraan berdasarkan desil.

Peserta juga menerima materi terkait PBI-JK, perlindungan pekerja rentan, serta pemutakhiran data kependudukan dari Kesehatan, Ketenagakerjaan, dan Disdukcapil.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktik penggunaan aplikasi SIKS-NG yang dipandu operator kabupaten, Auli Rahman, S.P.

Melalui kegiatan ini, Dinsos Banggai berharap kualitas pendataan semakin meningkat sehingga program bantuan dan perlindungan sosial dapat tersalurkan secara lebih akurat dan tepat sasaran.