,.id- satu orang nelayan dilaporkan hilang saat memancing di perairan Tinombo, Desa Sidoan, Kecamatan Sidoan, Kabupaten , . Hingga Senin malam (23/2/2026), korban bernama Anto (31) belum kembali ke rumahnya.

Laporan awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan dari istri korban, Novita, pada pukul 22.05 Wita. Dalam keterangannya, Novita menyampaikan bahwa suaminya berangkat melaut sejak Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.

“Korban berangkat memancing di perairan Tinombo dengan waktu tempuh sekitar dua jam dari Desa Sidoan. Biasanya sore hari sudah kembali, namun hingga malam belum pulang,” demikian kronologi yang disampaikan pihak SAR.

Keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian mandiri, namun hasilnya nihil. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan ke Pos SAR Parigi untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., mengatakan tim langsung diberangkatkan setelah menerima laporan. “Pada pukul 22.23 Wita, Tim Rescue Pos SAR Parigi berangkat menuju lokasi kejadian menggunakan rescue car dan perahu karet,” ujarnya.

Lokasi kejadian berada di koordinat 0°14’52.05″N – 120°34’35.11″E, sekitar 121 kilometer arah timur laut dari Pos SAR Parigi, dengan estimasi waktu tempuh empat jam.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Parigi, Bhabinkamtibmas, Parigi, pemerintah desa, serta masyarakat dan nelayan setempat. Peralatan yang digunakan antara lain rescue car, perahu karet, peralatan water rescue, komunikasi, medis, dan evakuasi.

“Perkembangan operasi SAR akan terus kami laporkan,” tutup Rizal.