Touna,truestory.id – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan muda yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Desa Bailo, Kecamatan Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, terus dilakukan. Memasuki hari kedua operasi, Kamis (4/6), tim SAR gabungan memperluas area penyisiran untuk menemukan korban yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Korban diketahui bernama Fiki (20), warga Desa Bailo. Berdasarkan keterangan keluarga, korban berangkat memancing pada Senin (1/6) sekitar pukul 16.00 Wita. Biasanya ia kembali ke daratan pada keesokan harinya, namun hingga Rabu (3/6) siang belum juga pulang.
Keluarga bersama rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun karena tidak membuahkan hasil, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Unit Siaga SAR (USS) Ampana sekitar pukul 12.05 Wita.
Menerima laporan itu, Tim Rescue USS Ampana segera menuju lokasi dan tiba di Desa Bailo sekitar pukul 13.30 Wita.
Tim kemudian berkoordinasi dengan keluarga korban serta pemerintah desa sebelum menggelar briefing untuk menentukan langkah pencarian.
Pada hari pertama operasi, pencarian dilakukan menggunakan speedboat milik pemerintah daerah dengan radius sekitar tiga nautical mile dari lokasi yang diduga menjadi titik terakhir aktivitas korban. Hingga pukul 18.00 Wita, korban belum berhasil ditemukan sehingga operasi dilanjutkan keesokan harinya.
Memasuki hari kedua, tim SAR gabungan kembali melakukan briefing dan evaluasi sebelum turun ke lapangan.
Penyisiran dilakukan menggunakan speedboat pemerintah daerah dan kapal nelayan dengan area pencarian yang diperluas berdasarkan analisis arus laut serta lokasi terakhir korban diketahui berada.
Operasi SAR melibatkan USS Ampana, Polsek Ampana, Satpolairud, RAPI, BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian.