, – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Dongi-Dongi, Kabupaten , , kembali memakan korban jiwa. Longsor yang terjadi pada Senin (2/11/2026) malam menyebabkan dua penambang meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka berat.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 Wita di lokasi PETI Desa Persiapan Dongi-Dongi, Kecamatan Lore Utara. Material tanah bercampur lumpur dan bebatuan berukuran besar tiba-tiba runtuh dari tebing yang sedang dikeruk menggunakan alat berat jenis excavator.

Berdasarkan keterangan saksi, saat kejadian sejumlah penambang manual tengah mengumpulkan sisa-sisa material tambang di bagian bawah lereng. Tanpa diduga, longsoran dari bagian atas gunung langsung menerjang lokasi aktivitas para penambang.

Empat orang dilaporkan tertimbun material longsor. Dua korban meninggal dunia masing-masing Jamal (47), warga Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, dan Mat (50), warga Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Sementara itu, dua korban lainnya mengalami luka berat dan telah dievakuasi ke Kota untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Proses evakuasi berlangsung pada malam hari dengan melibatkan alat berat excavator serta bantuan sejumlah penambang lainnya. Aparat keamanan bersama masyarakat juga masih melakukan pencarian untuk memastikan kemungkinan adanya korban lain yang tertimbun.

Informasi meninggalnya kedua penambang turut beredar melalui media sosial. Jenazah korban dilaporkan dalam perjalanan menuju rumah duka di wilayah Bolaang Mongondow Raya.

Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar membenarkan adanya dua korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat dikonfirmasi, ia menyampaikan bahwa personel kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).