, TRUE STORY — Pewarta Foto () Pusat terus memantau perkembangan informasi terkait keberadaan pewarta foto Republika, Thoudy Badai Rifan Billah, yang dilaporkan hilang kontak saat mengikuti pelayaran misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan Siprus, Mediterania Timur, Senin.

Pusat, Dwi Pambudo, mengatakan organisasinya terus menjalin komunikasi intensif dengan Redaksi Republika serta pihak-pihak terkait guna memastikan setiap perkembangan informasi mengenai kondisi dan keberadaan Thoudy dapat diperoleh secara akurat.

“PFI Pusat masih terus memantau dan intens berkomunikasi terkait keberadaan Thoudy Badai. Kami juga terus berkomunikasi dengan Redaksi Republika dan pihak terkait untuk memastikan setiap pembaruan informasi mengenai keberadaan dan status keselamatan Thoudy dapat tersampaikan secara akurat kepada publik,” kata Dwi dalam keterangannya di , Senin.

Menurut dia, PFI berkomitmen penuh mengawal upaya pencarian dan memastikan keselamatan Thoudy selama mengikuti misi kemanusiaan tersebut.

PFI, lanjut Dwi, juga siap memberikan dukungan dalam berbagai bentuk kepada keluarga maupun pihak redaksi selama proses pencarian dan pemantauan berlangsung.

“Kami mengajak seluruh rekan pewarta foto, , dan masyarakat untuk terus mendoakan keselamatan Thoudy Badai agar segera ditemukan dalam kondisi selamat,” ujarnya.

Sebelumnya, pewarta foto Republika, Thoudy Badai Rifan Billah, dilaporkan hilang kontak saat mengikuti pelayaran misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla bersama sejumlah relawan di perairan Siprus, Mediterania Timur.

Hingga kini, belum terdapat informasi resmi lebih lanjut mengenai penyebab hilangnya komunikasi maupun kondisi terkini Thoudy dan rombongan relawan yang mengikuti pelayaran tersebut.

Dalam misi pelayaran kemanusiaan tersebut, sejumlah relawan dan asal yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) ikut berlayar menggunakan beberapa kapal berbeda.

Mereka di antaranya Herman Budianto Sudarsono dari GPCI–Dompet Dhuafa dan Ronggo Wirasanu dari GPCI–Dompet Dhuafa yang berada di Kapal Zapyro.

Selain itu, Andi Angga Prasadewa dari GPCI–Rumah Zakat berada di Kapal Josef, sementara Asad Aras Muhammad dari GPCI–Spirit of Aqso dan Hendro Prasetyo dari GPCI–SMART 171 berada di Kapal Kasr-1.

Adapun dari kalangan media, Bambang Noroyono dari Republika berada di Kapal BoraLize. Sementara Thoudy Badai Rifan Billah dari Republika, Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo, dan Rahendro Herubowo dari GPCI yang mewakili iNewsTV, Berita1, dan CNN berada di Kapal Ozgurluk.

PFI Pusat menyatakan akan terus menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik setelah memperoleh informasi resmi dari pihak terkait.