Palu,truestory.id – Menjelang bulan suci Ramadan, PT Citra Palu Minerals (CPM) menggelar pasar murah dengan menyiapkan paket sembako untuk masyarakat Poboya, Kegiatan tersebut di Lapangan Poboya, Senin (16/2/2026).
Sebanyak 4.000 paket sembako digelontorkan melalui program pasar murah untuk masyarakat Kecamatan Mantikulore, hal ini guna memenuhi kebutuhan pokok di tengah kenaikan harga bahan pangan.
Program ini diprakarsai oleh PT Citra Palu Minerals (CPM) melalui divisi PPM-CSR sebagai bentuk kepedulian sosial menyambut Ramadan.
Superintendent PPM-CSR PT CPM, Rahyunita Handayani, menegaskan bahwa kegiatan ini secara khusus memprioritaskan warga pemegang kartu Program Keluarga Harapan (PKH).
“Momentum Ramadan menjadi saat yang tepat untuk memperkuat kepedulian. Kami mendahulukan pemegang kartu PKH. Mereka cukup menunjukkan kartu untuk didata, lalu bisa menebus paket sembako seharga Rp50 ribu,” jelas Rahyunita.
Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan tepung terigu 1 kilogram.
Dengan harga tebus jauh di bawah pasaran, program ini diharapkan mampu meringankan beban keluarga kurang mampu dalam mempersiapkan kebutuhan sahur dan berbuka.
Setelah distribusi bagi pemegang PKH terpenuhi, penjualan akan dibuka untuk masyarakat non-PKH. Isi paket tetap sama, namun harga tebus berbeda, yakni Rp100 ribu per paket.
Kebijakan ini diterapkan agar bantuan tetap tepat sasaran tanpa mengurangi kesempatan warga lain memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kegiatan pasar murah ini juga melibatkan pemerintah kelurahan, Pemerintah Kota Palu, Bank Sampah Kurang Paboyan, serta Lembaga Ruang. Kolaborasi tersebut memastikan pelaksanaan berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Pihak kelurahan menyampaikan apresiasi atas konsistensi PT CPM dalam menghadirkan program sosial menjelang hari besar keagamaan.
Menurut mereka, jelang Ramadan kebutuhan rumah tangga meningkat signifikan, sehingga intervensi seperti pasar murah sangat membantu masyarakat.
Dengan ribuan paket yang disiapkan untuk wilayah Mantikulore, program ini bukan sekadar transaksi ekonomi, tetapi juga simbol kuatnya solidaritas sosial.
Di tengah tantangan ekonomi, semangat gotong royong kembali menguat, memastikan Ramadan dapat dijalani dengan lebih tenang dan penuh keberkahan.