POSO, TRUESTORY – Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama tim gabungan kembali menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Wuasa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Senin (26/10/2026) hingga Selasa (27/10/2026) dini hari.
Penanganan yang berlangsung sejak pukul 17.00 hingga 01.32 WITA tersebut difokuskan di kawasan perbatasan Desa Wuasa–Kaduwa. Area seluas sekitar 0,5 hektare ditangani untuk mencegah api meluas ke permukiman dan kebun warga.
Langkah ini dilakukan menindaklanjuti arahan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, agar BPBD bergerak cepat dengan mengerahkan personel dan peralatan pemadam kebakaran. Keselamatan masyarakat serta pemantauan titik api menjadi perhatian utama dalam operasi tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Asbudianto, menjelaskan bahwa personel telah berada di lokasi sejak pekan sebelumnya. Namun, laporan warga mengenai munculnya kembali titik api yang mendekati permukiman membuat penanganan dan kesiapsiagaan diperkuat.
“Personel akan difokuskan pada titik-titik yang sulit dijangkau kendaraan pemadam kebakaran agar penanganan bisa menjangkau area yang berpotensi menjadi lokasi penyebaran api,” ujar Asbudianto.
Operasi melibatkan unsur pemerintah kecamatan dan desa, TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD dan Damkar Provinsi Sulteng, Damkar Kabupaten Poso, serta masyarakat.
Peralatan yang dikerahkan meliputi satu mobil tangki, dua armada pemadam kebakaran, tangki gendong, mesin pompa, dan selang air.
BPBD mengimbau warga tetap waspada serta segera melaporkan jika menemukan titik api baru guna mencegah kebakaran meluas.
