Truestory – Mantan narapidana terorisme(napiter) kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso menyesali perbuatannya dan bertekad setia kepada NKRI.
Ilham alias Cillang alias Papa Fikri asal Dusun Sipatokkong Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah ini,telah menghirup udara bebas pada tahun 2022.
Setelah menghirup udara bebas pada saat itu,dirinya langsung kembali ke kampung halamannya yakni di Dusun Sipatokkong
Kini sehari-harinya hanya bekerja mengolah kebunnya yang ditanami tanaman kakao yang bertempat di daerah Gunung Padopi Dusun Sipatokkong.
Ilham yang sehari-harinya lebih akrab disapa Cillang ini, pada saat ditemui mengaku bahwa menyesali perbuatannya dan tidak akan mengulanginya atas apa yang perna dilakukannya dengan menjadi bagian dari kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di bawah pinpinan Santoso alias Abu Wardah.
Ia sadar apa yang dilakukannya merupakan tindakan yang salah dan tidak dibenarkan oleh hukum, selain itu juga merugikan diri sendiri dan orang lain.
“Keterlibatanku selama ini akan saya jadikan pengalaman serta pelajaran untuk lebih berhati-hati lagi dalam menyikapi setiap pemahaman sehingga tidak salah tafsir dalam mengambil tindakan, ” ujarnya.
Setelah menjalani hukuman pidana penjara, kini Ilham telah kembali kepangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan mengaku akan setia kepada NKRI.
Selain itu,Ilham bersedia mendukung program pemerintah serta mendukung pihak Kepolisian dalam menjaga serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (KAMTIBMAS) di wilayah Kabupaten Poso yang lebih kondusif.
Kepolisian setempat menyatakan, bahwa mereka akan terus memantau aktivitas Ilham dan memberikan pembinaan agar ia tidak terlibat dalam tindakan terorisme di masa depan. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Poso.
Dengan bertekad setia kepada NKRI dan menyesali perbuatannya di masa lalu, Ilham, mantan narapidana terorisme kelompok MIT di Poso, menunjukkan contoh positif bagi masyarakat lainnya.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.