, – Pemerintah Provinsi terus mendorong pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Gubernur , Anwar Hafid, menegaskan tidak boleh ada diskriminasi dalam memperoleh kesempatan belajar.

Penegasan itu disampaikan Anwar saat meresmikan gedung Sekolah Luar Biasa (SLB) Kilongan sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan mushola di , Rabu (4/11/2026).

Menurut Anwar, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan dan membangun masa depan, tanpa memandang kondisi maupun keterbatasan yang dimiliki.

“Semua anak punya hak yang sama untuk belajar dan meraih masa depan,” tegas Anwar.

Dia mengatakan, keberadaan SLB menjadi bagian penting dalam memastikan anak-anak berkebutuhan khusus tidak kehilangan kesempatan mendapatkan pendidikan yang layak. Karena itu, peningkatan sarana dan prasarana sekolah harus menjadi perhatian bersama.

Anwar juga memberikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan yang selama ini menjalankan tugas mendampingi serta membimbing peserta didik berkebutuhan khusus.

Dia berharap, gedung sekolah yang telah diresmikan dapat menghadirkan suasana belajar lebih nyaman dan mendukung pengembangan kemampuan siswa.

Sementara itu, pembangunan mushola di lingkungan sekolah diharapkan dapat menunjang kegiatan keagamaan sekaligus membentuk karakter peserta didik.

“Terus berikan pengabdian terbaik. Anak-anak ini punya potensi dan masa depan yang sama pentingnya,” pesannya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Sry Nirwanti Bahasoan, Pendidikan , sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta mitra terkait.